Kamis, 11 November 2010

Cacat dari lahir, Rio dapat bantuan kaki palsu

PT. Lamindo Inter Multikon (LIM), perusahaan pemilik kuasa pertambangan (KP) batu bara di Pulau Bunyu memberikan bantuan kaki palsu kepada salah seorang warga yanga mengalami cacat.
Bantuan pada warga berupa kaki palsu diserahkan secara langsung oleh Renato Puertollano atau yang akrab disapa Mr. Butch kepada Rio K (17), di kediamannya di Bunyu, Jumat (25/6) pagi.  Dalam penyerahan bantuan itu, Rio disaksikan oleh Mentri, orang tua Rio, Maikel B. Ibrahim serta manajemen dari PT LIM, PT. Mita Niaga Mulia (MNM) dan PT Adani Global.
Dalam acara penyerahan yang dikemas secara sederhana itu, Mr Butch berpesan kepada Rio agar bantuan tersebut dapat diterima secara ikhlas, dipelihara dan dijaga, agar manfaat dari kaki palsu itu dapat menunjang kegiatan apapun yang dilakukannya. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa ini juga merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan untuk memperhatikan anak-anak Bunyu yang berprestasi.
Sedangkan Maikel Asmen HR-GA-Comdev and Humas di sela-sela acara tersebut sempat memotivasi Rio untuk tidak minder dengan keadaannya sekarang dan mendorong Rio untuk “pantang mundur” dalam meraih cita-cita demi masa depannya.  Rio yang saat ini sedang menuntut ilmu pada salah satu sekolah kejuruan negeri di Tarakan itu juga sempat terharu pada ucapan dan motivasi yang diberikan perusahaan kepadanya.
Kegiatan utama yang diharapkan Butch adalah belajar untuk menempuh cita-cita yang diharapkan oleh Rio untuk masa depannya.
Mentri, ibu kandung Rio setelah penyerahan dengan haru mengatakan terima kasihnya kepada perusahaan yang mau membantu memberikan kaki palsu untuk putra kesayangannya yang menderita cacat sejak lahir ini.
M. Ilham Senior Supervisor Comdev dan Humas PT.Lim yang juga ikut mendampingi dalam penyerahan tersebut menambahkan, bahwa dasar atau pertimbangan perusahaan memberikan bantuan ini antara lain adalah karena memang Rio ini adalah dari kalangan orang yang kurang beruntung.
“Rio adalah anak yatim yang selama ini hidup bergantung dari hasil dagang kecil-kecilan ibunya sebagai mata pencaharian dalam menopang kebutuhan hidup mereka.  Selain itu perusahaan menilai Rio adalah anak yang berprestasi dan cerdas di sekolah, keinginan belajarnya sangat tinggi dan tentunya Rio adalah putra Bunyu yang punya masa depan cerah,” tutupnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar